Home > How-To, Linux, Tutorial > Upgrade Kernel Linux versi 2.4 ke versi 2.6

Upgrade Kernel Linux versi 2.4 ke versi 2.6

October 7th, 2007

Meski tutorial melakukan upgrade kernel linux dari versi kernel 2.4 ke versi 2.6 telah banyak yang menulisnya di internet. Namun tetap saja banyak teman-teman yang menemukan kesulitan untuk melakukan upgrade tersebut. Mungkin dikarenakan kendala kemampuan mengartikan tutorial yang kebanyakan ditulis dalam bahasa inggris, menyebabkan tidak sedikit dari mereka mengalami error ketika melakukan upgrade kernel.

Untuk itu saya mencoba menulis kembali tutorial ini dengan menggunakan bahasa yang mudah-mudahan dapat dimengerti oleh teman-teman semua, khususnya penghuni milis kelas-linux yang saya motori, serta siswa-siswa kursus yang saya ajari.

Baik lah saya akan coba memulai tutorial ini

Sebelum melakukan kegiatan upgrade, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan diantaranya, adalah:

  1. Download module-init-tools yang terbaru dari http://www.kernel.org/pub/linux/utils/kernel/module-init-tools/
  2. Download source code kernel versi 2.6 terbaru dari http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/

Untuk apa kita harus mendownload module-init-tools yang terbaru? Mengapa tidak cukup dengan source kernel 2.6 yang terbaru? Toh tujuan kita hanya melakukan upgrade kernel?
Well, perlu diketahui bahwa kernel versi 2.6 memiliki cara yang berbeda untuk meload modul kernel. Untuk itu diperlukan tool untuk meload modul kernel yang compatible dengan kernel yang baru. Beberapa distro lawas menggunakan module-init-tools versi lama yang belum compatible dengan kernel 2.6. Jika dipaksakan menggunakan module-init-tools bawaan distro tersebut, maka kita akan menemukan kendala ketika system mencoba meload modul kernel. Itulah alasan kenapa kita harus melakukan upgrade module-init-tools jika kita menggunakan distro lawas.

Setelah source module-init-tools yang terbaru telah kita download, ekstrak source module-init-tools tersebut, baca manual instalasinya, compile dan install:

# tar -jxvf module-init-tools-3.2.tar.bz2
# cd moudule-init-tools-3.2
# ./configure --prefix=/
# make moveold
# make
# make install
# ./generate-modprobe.conf /etc/modprobe.conf
# cp modprobe.devfs /etc

Jika tidak terdapat error, itu artinya kita dapat melaju ke langkah berikutnya yaitu melakukan upgrade kernel.
Agar source code kernel yang anda download tidak berserakan di berbagai direktori, ada baiknya anda mengcopy source code kernel tersebut ke dalam direktori /usr/src/. Setelah itu anda dapat melanjutkan proses ekstrak kernel, konfigurasi kernel, compile, install dan reboot :)
Berikut langkah-langkah yang dapat anda lakukan.

# cp linux-2.6.17.tar.bz /usr/src
# cd /usr/src
# tar -jxvf /usr/src/linux-2.6.17.tar.bz
# ln -s linux-2.6.17 linux
# cd linux
# make allmodconfig
(Perintah ini optional jika anda ingin membuat kernel secara generic)
# make menuconfig (Perintah ini optional, jika anda ingin membuat kernel sesuai kebutuhan
# make all module_install install
# reboot

Ketika komputer telah restart, pastikan anda memilih kernel terbaru pada menu boot loader.
Demikian saja, tutorial sederhana ini.Cukup mudah kan? :)

How-To, Linux, Tutorial

  1. August 14th, 2008 at 18:51 | #1

    Mas jero-beeeet tambahin dong tutor nya, biar ada interaksi ??, nah biar mas jero-beeeet nambahin tutor nya saya nanya aja deh.
    START== GO >>
    Ngompil kernel jadul contoh kernel versi 2.2.xxx
    sedangkan distro buat ngompilnya pake kernel 2.6.xxx
    bisa ga ya ???? soalnya saya lagi nyoba distro disket LRP trus modul netnya ada yang kurang pcnet32, saya pengen nambahin ntuh modul ke LRP tapi masing bingung ngompil kernel jadul, soalnya nyang kemaren mas jero-beeeet ajarin cuman ngompil kernel 2.4.xxx
    ama kernel 2.6.xxx doang.

    oh ya satu lagi nih mas saya kemarin dapet user sama password adsl warnet buat konek ke ISP (espidi), bisa ga ya kalo saya punya adslnya saya konekin dari rumah make username ama pass yang dipake ama ntuh warnet ???, bahas ya mass soalnya saya lagi belajar bandel nih…
    STOP== FINISH >>

  2. January 10th, 2009 at 10:12 | #2

    kok tiba-tiba restart bang……. apa kita tidak atur lilo-nya terlebih dulu?
    semisal kita tambahi lilonya agar bisa booting ke kernel baru tersebut atau tetap bisa memilih kernel lama jika nantinya kernel baru tersebut ternyta ga bisa diload juga?

  3. February 4th, 2009 at 09:30 | #3

    @islah

    hehe, itu asumsi boot loadernya pake grub. karena dengan perintah

    make all modules_install install

    sudah menambahkan entri kernel baru pada menu.lst grub

  4. yadz
    July 13th, 2009 at 19:31 | #4

    yahh maklum mas islah.. ntu bikin tutorialnya asal2an sambil ngupil gitu jadi lupa dah seting lilonya.. hahahah.. brecada ya om

  1. No trackbacks yet.